MenJadi Akhwat Luar Biasa

MenJadi Akhwat Luar Biasa
Semoga bermanfaat

Rabu, 30 Maret 2011

IkhLas Dan BeBeRapa PeRusaKnYa


 Pentingnya amalan hati

        Secara umum amalan hati lebih penting dan ditekankan daripada amalan lahiriyah. Syaikhul Islam Ibnu Taymiyah mengatakan:"Bahwasanya ia meru pakan pokok keimanan dan landasan utama  agama, seperti mencintai Allah Subhannahu wa Ta'ala dan rasulNya, bertawakal kepada Allah Subhannahu wa Ta'ala , ikhlas dalam menjalankan agama semata-mata karena Allah Subhannahu wa Ta'ala , bersyukur kepadaNya, bersabar atas keputusan atau hukumNya, takut dan berharap kepadaNya,.. dan ini semua menurut kesepakatan para ulama adalah perkara wajib (Al fatawa 10/5, juga 20/70)
        Imam Ibnu Qayyim juga pernah berkata: "Amalan hati merupakan hal yang pokok dan utama, sedangkan anggota badan adalah pengikut dan penyempurna. Sesungguhnya niat ibarat ruh, dan gerakan anggota badan adalah jasadnya. Jika ruh itu terlepas maka matilah jasad. Oleh karena itu memahami hukum-hukum yang berkaitan dengan hati lebih penting daripada memahami hukum-hukum yang berkaitan dengan gerakan anggota badan (Badai 'ul Fawaid 3/224).
        Lebih jauh lagi dalam kitab yang sama beliau menegaskan bahwa perbuatan yang dilakukan anggota badan tidak ada manfaatnya tanpa amalan hati, dan sesungguhnya amalan hati lebih fardhu (lebih wajib) bagi seorang hamba daripada amalan anggota badan.
Kedudukan Ikhlas
Ikhlas merupakan hakikat dari agama dan kunci dakwah para rasul Shallallaahu 'alaihi wa Salam .
Allah Subhannahu wa Ta'ala berfirman, artinya: " Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta'atan (ikhlas) kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan meunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus." (QS. 98:5)
Juga firmanNya yang lain, artinya: "Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa diantara kamu yang lebih baik amalnya." (QS. 67:2)
Berkata Al Fudhail (Ibnu Iyadl, penj), makna dari kata ahsanu 'amala (lebih baik amalnya) adalah akhlasuhu wa Ashwabuhu, yang lebih ikhlas dan lebih benar (sesuai tuntunan).
          Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiallaahu anhu beliau berkata: 'Aku mendengar Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Salam bersabda, Allah Subhannahu wa Ta'ala berfirman, artinya: "Aku adalah Tuhan yang tidak membutuhkan persekutuan , barang siapa melakukan suatu per-buatan yang di dalamnya menyekutukan Aku dengan selainKu maka Aku tinggalkan dia dan juga sekutunya." (HR. Muslim).
          Oleh karenanya suatu ketaatan apapun bentuknya jika dilakukan dengan tidak ikhlas dan jujur terhadap Allah, maka amalan itu tidak ada nilainya dan tidak berpahala, bahkan pelakuknya akan menghadapi ancaman Allah yang sangat besar. Sebagaimana dalam hadits, bahwa manusia pertama yang akan diadili pada hari kiamat nanti adalah orang yang mati syahid, namun niatnya dalam berperang adalah agar disebut pemberani. Orang kedua yang diadili adalah orang yang belajar dan mengajarkan ilmu serta mempelajari Al Qur'an, namun niatnya supaya disebut sebagai qori' atau alim. Dan orang ketiga adalah orang yang diberi keluasan rizki dan harta lalu ia berinfak dengan harta tersebut akan tetapi tujuannya agar disebut sebagai orang yang dermawan. Maka ketiga orang ini bernasib sama, yakni dimasukkan kedalam Neraka. (na'udzu billah min dzalik).
Pengertian Ikhlas
Ada beberapa pengertian ikhlas,  diantarnya:
  • Semata-mata bertujuan karena Allah ketika melakukan ketaatan.
  • Ada yang mengatakan ikhlas ialah membersihkan amalan dari ingin mencari perhatian manusia.
  • Sebagian lagi ada yang mendefinisikan bahwa orang yang ikhlas ialah orang yang tidak memperdulikan meskipun seluruh penghormatan dan peng-hargaan hilang dari dirinya dan berpindah kepada orang lain,karena ingin memperbaiki hatinya hanya untuk Allah semata dan ia tidak senang jikalau amalan yang ia lakukan diperhatikan oleh orang,walaupun perbuatan itu sepele.
          Ditanya Sahl bin Abdullah At-Tusturi, Apa yang paling berat bagi nafsu? Ia menjawab: "Ikhlas, karena dengan demikian nafsu tidak memiliki tempat dan bagian lagi." Berkata Sufyan Ats-Tsauri: "Tidak ada yang paling berat untuk kuobati daripada niatku, karena ia selalu berubah-ubah."
Perusak-perusak Keikhlasan
Ada beberapa hal yang bisa merusak keikhlasan yaitu:
  • Riya' ialah memperlihatkan suatu bentuk ibadah dengan tujuan dilihat manusia, lalu orang-orangpun memujinya.
  • Sum'ah, yaitu beramal dengan tujuan untuk didengar oleh orang lain (mencari popularitas).
  • 'Ujub, masih termasuk kategori riya' hanya saja Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah membedakan keduanya dengan mengatakan bahwa: "Riya' masuk didalam bab menyekutukan Allah denga makhluk, sedang ujub masuk dalam bab menyekutukan Allah dengan diri-sendiri. (Al fatawaa, 10/277)
Disamping itu ada bentuk detail dari perbuatan riya' yang sangat tersembunyi, atau di sebut dengan riya' khafiy' yaitu:
  1. Seseorang sudah secara diam-diam melakukan ketaatan yang ia tidak ingin menampakkannya dan tidak suka jika diketahui oleh banyak orang, akan tatapi bersamaan dengan itu ia menyukai kalau orang lain mendahului salam terhadapnya, menyambutnya dengan ceria dan penuh hormat, memujinya, segera memenuhi keinginannya, diperlakukan lain dalam jual beli (diistimewakan), dan diberi keluasan dalam tempat duduk. Jika itu semua tidak ia dapatkan ia merasa ada beban yang mengganjal dalam hatinya, seolah-olah dengan ketaatan yang ia sembunyikan itu ia mengharapkan agar orang selalu menghormatinya.
     
  2. Menjadikan ikhlas sebagai wasilah (sarana) bukan maksud dan tujuan.
    Syaikhul Islam telah memperingatkan dari hal yang tersembunyi ini, beliau berkata: "Dikisahkan bahwa Abu Hamid Al Ghazali ketika sampai kepadanya, bahwa barangsiapa yang berbuat ikhlas semata-mata karena Allah selama empatpuluh hari maka akan memancar hikmah dalam hati orang tersebut melalui lisanya (ucapan), berkata Abu Hamid: "Maka aku berbuat ikhlas selama empat puluh hari, namun tidak memancar apa-apa dariku, lalu kusampaikan hal ini kepada sebagian ahli ilmu, maka ia berkata:  "Sesungguhnya kamu ikhlas hanya untuk mendapatkan hikmah, dan ikhlasmu itu bukan karena Allah semata.
    Kemudian Ibnu Taymiyah berkata: "Hal ini dikarenakan manusai terkadang ingin disebut ahli ilmu dan hikmah, dihormati dan dipuji manusia, dan lain-lain, sementara ia tahu bahwa untuk medapatkan semua itu harus dengan cara ikhlas karena Allah.Jika ia menginginkan tujuan pribadi tapi dengan cara berbuat ikhlas karena Allah,maka terjadilah dua hal yang saling bertentangan. Dengan kata lain, Allah di sini hanya dijadikan sebagai sarana saja, sedang tujuannya adalah selain Allah. 
  3. Yaitu apa yang diisyaratkan Ibnu Rajab beliau berkata: "Ada satu hal yang sangat tersembunyi, yaitu terkadang seseorang mencela dan menjelek-jelekan dirinya dihadapan orang lain dengan tujuan agar orang tersebut menganggapnya sebagai orang yang tawadhu' dan merendah, sehingga dengan itu orang justru mengangkat dan memujinya. Ini merupakan pintu riya' yang sangat tersembunyi yang selalu diperingatkan oleh para salafus shaleh.
Cara-cara mengobati riya'
  1. Harus menyadari sepenuhnya , bahwa kita manusia ini semata-mata adalah hamba. Dan tugas seorang hamba adalah mengabdi dengan sepenuh hati, dengan mengharap kucuran belas kasih dan keridhaanNya semata.  
  2. Menyaksikan pemberian Allah, keutamaan dan taufikNya, sehingga segala sesuatunya diukur dengan kehendak Allah bukan kemauan diri sendiri. 
  3. Selalu melihat aib dan kekurangan diri kita, merenungi seberapa banyak bagian dari amal yang telah kita berikan untuk hawa nafsu dan syetan. Karena ketika orang tidak mau melakukan suatu amal, atau melakukannya namun sangat minim maka berarti telah memberikan bagian (yang sebenarnya untuk Allah), kepada hawa nafsu atau syetan.
  4. Memperingatkan diri dengan perintah-perintah Allah yang bisa memperbaiki hati.
  5. Takut akan murka Allah, ketika Dia melihat hati kita selalu dalam keadaan berbuat riya'.
  6. Memperbanyak ibadah-ibadah yang tersembunyi seperti qiyamul lail, shadaqah sirri, menagis karena Allah dikala menyandiri dan sebagainya. 
  7. Membuktikan pengagungan kita kepada Allah, dengan merealisasikan tauhid  dan mengamalkannya.
  8. Mengingat kematian dan sakaratul maut, kubur dan kedah syatannya, hari akhir dan huru-haranya.
  9. Mengenal riya', pintu-pintu masuk dan kesamarannya, sehingga bisa terbebas darinya.
  10. Melihat akibat para pelaku riya' baik di dunia maupun di akhirat.
  11. Meminta pertolongan dan perlindungan kepada Allah dari perbuatan riya'dengan membaca doa:"Ya Allah aku berlindung kepadamu dari berbuat syirik padahal aku mengetahui,dan aku mohon ampun atas apa-apa yang tidak ku ketahui."
Wallahu a'lam bis shawab.
Disarikan dari buku al ikhlash wa asy syirkul asghar,Dr Abdul Aziz bin Muhammad Al Abdul Lathif, Darul Wathan Riyadh (Ibnu Djawari) 


Sabtu, 26 Maret 2011

Pembuatan KOMPOS.......

Information Centre of 24 Traditional Markets in Bogor Regency (The Unofficial Blog)
Pembuatan Kompos dg Teknik Fermentasi
PEMBUATAN KOMPOS DG TEKNOLOGI FERMENTASI
 I.   PENDAHULUAN

Teknologi pengolahan bahan organik dengan cara fermentasi (peragian) pertama kali dikembangkan di Okinawa Jepang oleh Profesor Dr. Teruo Higa pada tahun 1980. Teknologi ini dikenal dengan teknologi EM (Effective Microorganisms).

Sebelum tahun 1980, penelitian dan penerapan proses fermentasi masih terbatas pada proses fermentasi untuk pembuatan bahan makanan, termasuk pakan ternak, dan belum banyak dilakukan untuk pengolahan limbah organik serta penyuburan tanah. Di Indonesia kita sudah mengenal proses fermentasi ini melalui proses peragian kedelai dalam pembuatan tempe, tauco, kecap; fermentasi singkong menjadi tape; fermentasi susu menjadi keju, yogurt; serta masih banyak lagi produk fermentasi hasil kerja mikroorganisme fermentasi yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia.

Fermentasi merupakan proses penguraian atau perombakan bahan organik yang dilakukan dalam kondisi tertentu oleh mikroorganisme fermentatif.  Kondisi lingkungan yang mendukung proses fermentasi antara lain adalah (1) derajat keasaman atau pH rendah, antara 3-4; (2) kadar garam dan kandungan gula yang tinggi; (3) kadar air sedang antara 30-50%, (4) kandungan antioksidan dari tanaman rempah dan obat, serta (5) adanya mikroorganisme fermentasi.


II.      TEKNOLOGI  EFFECTIVE MICROORGANISME

Teknologi effective microorganisme adalah suatu kultur campuran berbagai mikroorganisme yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman. Effective microorganisme diaplikasikan sebagai inokulan untuk meningkatkan keragaman dan populasi mikroorganisme dalam tanah. Kultur effective microorganisme tidak mengandung mikroorganisme yang secara genetis telah dimodifikasi, melainkan campuran berbagai spesies mikroba yang terdapat dalam lingkungan alami.

Effective microorganisme yang diaplikasikan dengan  sampah organik kota dapat dikembalikan ke tanah dalam bentuk pupuk organik untuk meningkatkan kualitas tanah. Effective microorganisme bertindak sebagai agen pengendali secara biologis dengan cara menghambat efek fitopatogenik mikroorganisme tanah dan memfasilitasi dekomposisi senyawa beracun dalam tanah.
Teknologi fermentasi ini dapat digunakan untuk meningkatkan keanekaragaman biologi tanah, meningkatkan kualitas air, mengurangi kontaminasi tanah dan merangsang penyehatan dan pertumbuhan tanaman yang semua itu berarti meningkatkan hasil.
Beberapa keuntungan aplikasi effective microorganisme adalah bahwa EM dapat:
A.   Menekan pertumbuhan mikroorganisme patogen atau yang merugikan tanah dan  tanaman;

B.   Mempercepat penguraian limbah atau sampah organik baik padat maupun cair dan sekaligus menghilangkan bau yang ditimbulkan dari proses penguraian bahan organik;

C.   Meningkatkan ketersediaan nutrisi dan senyawa organik pada tanaman;

D.   Meningkatkan aktivitas mikroorganisme indigenus yang menguntungkan, misalnya Mycorrhiza, Rhizobium, bakteri pelarut fosfat, dll;

E.   Mengikat nitrogen;

F.    Mengurangi kebutuhan pupuk dan pestisida kimia;

G.   Menekan pertumbuhan mikroorganisme patogen yang selalu merupakan masalah pada budidaya monokultur dan budidaya tanaman senjenis secara terus-menerus (continous cropping). EM bukanlah merupakan pestisida, tetapi lebih merupakan pengendali biologis dalam menekan/mengendalikan hama/penyakit tanaman melalui proses alami dengan meningkatkan aktivitas komposisi antagonistik pada mikroorganisme dalam inokulan EM;

H.   Menghilangkan panas pada tanah dasar tambak dan gas-gas beracun yang timbul akibat akumulasi sisa-sisa pakan dan udang/ikan yang telah mati melalui fermentasi.

Hasil fermentasi bahan organik tanah dapat menciptakan kondisi yang baik bagi pertumbuhan jamur pemangsa nematoda (cacing) parasit, sehingga dapat menurunkan populasi cacing parasit tanaman di dalam tanah.

III    KANDUNGAN MIKROORGANISME

Kandungan mikroba dalam effective microoganisme terdiri dari mikroorganisme aerob dan anaerob yang bekerjasama menguraikan bahan organik secara terus menerus. Hasil fermentasi bahan organik dengan inokulasi EM dikenal dengan istilah bokashi.  Istilah bokashi sendiri berasal dari bahasa Jepang yang artinya bahan organik terfermentasi dengan EM, tetapi dapat pula diakronimkan sebagai Bahan Organik Kaya Akan Sumber Kehidupan. Effective microorganisme merupakan cairan berwarna coklat dan berbau khas, apabila muncul bau busuk menandakan bahwa mikroorganisme yang terkandung di dalamnya telah rusak atau mati.

Effective microorganisme mengandung beberapa jenis mikroorganisme, yaitu:

A.    Bakteri Fotosintetik

Bakteri fotosintetik adalah mikroorganisme yang mandiri. Bakteri ini membentuk senyawa-senyawa yang bermanfaat dari sekresi akar tumbuh-tumbuhan, bahan organik dan/atau gas-gas berbahaya seperti hidrogen sulfida, dengan dibantu sinar matahari dan panas sebagai sumber energi. Zat-zat bermanfaat tersebut meliputi asam amino, asam nukleat, zat-zat bioaktif, dan gula, yang semuanya dapat mempercepat pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Hasil-hasil metabolisme yang dihasilkan oleh bakteri ini dapat diserap langsung oleh tanaman dan juga berfungsi sebagai substrat bagi mikroorganisme lain sehingga jumlahnya terus dapat bertambah.

B.    Bakteri Asam Laktat

Bakteri asam laktat menghasilkan asam laktat dari gula, dan karbohidrat lain yang dihasilkan oleh bakteri fotosintetik dan ragi. Bakteri asam laktat dapat menghancurkan bahan-bahan organik seperti lignin dan selulosa, serta memfermentasikannya tanpa menimbulkan senyawa-senyawa beracun yang ditimbulkan dari pembusukan bahan organik.

C.    Ragi

Ragi dapat menghasilkan senyawa-senyawa yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman dari asam amino dan gula di dalam tanah yang dikeluarkan oleh bakteri fotosintetik atau bahan organik melalui proses fermentasi. Ragi juga menghasilkan senyawa bioaktif seperti hormon dan enzim.

D.    Actinomycetes

Actinomycetes merupakan suatu kelompok mikroorganisme yang strukturnya merupakan bentuk antara dari bakteri dan jamur. Kelompok ini menghasilkan zat-zat anti mikroba dari asam amino yang dikeluarkan oleh bakteri fotosintetik dan bahan organik. Zat-zat yang dihasilkan oleh mikroorganisme ini dapat menekan pertumbuhan jamur dan bakteri yang merugikan tanaman, tetapi dapat hidup berdampingan dengan bakteri fotosintetik. Dengan demikian kedua spesies ini sama-sama dapat meningkatkan kualitas lingkungan tanah dengan meningkatkan aktivitas anti mikroba tanah.

E.    Jamur Fermentasi

Jamur fermentasi seperti Aspergillus dan Penicillium menguraikan bahan organik secara cepat untuk menghasilkan alkohol, ester, dan zat-zat anti mikroba. Pertumbuhan jamur ini berfungsi dalam menghilangkan bau dan mencegah serbuan serangga serta ulat-ulat yang merugikan dengan cara menghilangkan penyediaan makanannya.

Setiap jenis effective microorganisme mempunyai fungsi masing-masing dalam proses fermentasi bahan organik, namun bakteri fotosintetik adalah pelaksana kegiatan EM yang terpenting. Bakteri ini mendukung kegiatan mikroorganisme lain, di lain pihak bakteri ini memanfaatkan zat-zat yang dihasilkan oleh mikroorganisme lain.

IV.   BOKASHI  SAMPAH  KOTA

Bokashi sampah kota merupakan hasil fermentasi sampah organik kota dengan menggunakan EM. Fermentasi bahan organik terjadi bila kita menginokulasikan EM dalam larutan gula dengan dosis 0,1 – 1% ke dalam tumpukan sampah sekali dalam seminggu, yang dapat dilakukan dengan mesin penyemprot atau sprayer.

Berdasarkan pengalaman, dibutuhkan 1 liter EM dan 1 liter gula atau molas untuk memfermentasikan 1 ton sampah organik. Untuk dapat menekan biaya, larutan molas difermentasikan terlebih dahulu dalam tangki fermentasi selama satu minggu. Larutan ini dikenal sebagai FM atau Fermentasi Molas.
Cara menyiapkan Fermentasi Molas (FM) adalah sebagai berikut:

A.   Siapkan 20 liter air dalam galon/tangki;
B.   Campurkan 1 liter EM dan 1 liter molas dengan 20 liter air;
C.   Tutup tangki/galon tersebut, dan diamkan selama 1 minggu;
D.   Setelah 1 minggu kita mendapatkan 20 liter FM;
E.   Untuk mendapatkan larutan 0,1% FM; 10 liter FM harus dilarutkan ke dalam 1.000 liter air.

Cara pembuatan bokashi sampah kota adalah sebagai berikut:

1.     Langkah 1  :  Pemilahan Sampah

Sampah yang masuk ke lokasi pengomposan dipilah terlebih dahulu  untuk mendapatkan bahan organik pilihan sebagai bahan baku kompos. Untuk mempermudah pekerjaan, akan lebih baik lagi bila sampah yang masuk sudah dalam keadaan terpilah (pemilahan di sumber sampah). Satu hal yang harus diperhatikan adalah, sampah yang akan diolah menjadi kompos harus sampah segar dan pemilahan harus segera dilakukan. Bila hal ini tidak dilaksanakan dengan baik, maka pembusukan liar akan terjadi dan akan timbul bau yang dapat mengganggu lingkungan sekitarnya.

2.     Langkah 2 : Pemotongan Sampah Organik Pilihan

Untuk mempercepat proses pengomposan, sebaiknya ukuran sampah diperkecil terlebih dahulu. Pemotongan sampah dapat menggunakan alat pemotong/pencacah (shredder), dan dapat pula dicacah secara manual.

3.     Langkah 3 : Penumpukan Sampah Organik Pilihan

Proses pengomposan dapat berjalan dengan cepat dan baik bila perbandingan antara kandungan karbon dan nitrogen dalam sampah  atau rasio C/N adalah 30 : 1. Secara teoritis rasio C/N sampah rumah tangga adalah  15 : 1, maka untuk mendapatkan rasio C/N ideal sampah tersebut harus dicampur dengan material yang memiliki rasio C/N lebih tinggi, seperti serbuk gergaji. Perhitungannya adalah sebagai berikut:
-  C/N sisa makanan   = 15 : 1
-  C/N serbuk gergaji   = 500 : 1
-          X  =  bagian sisa makanan
-          Y  =  bagian serbuk gergaji
(X  .  15)  +  (Y  .  500)/ X  +  Y  =  30
X  =   1
(1    .  15)  +  (Y  .  500)/ 1  +  Y  =  30
15  +  500Y  =  30  +  30Y
500Y  -  30  Y  =  30  -  15
470  Y  =  15
Y  =  15 : 470
Y  =  0,03

Ini berarti dibutuhkan 1 bagian sisa makanan dan 0,03 bagian serbuk gergaji untuk mencapai rasio C/N ideal 30 : 1.

Kemudian campuran sampah tersebut ditumpuk  dengan ketinggian 30 – 50 cm, panjang tumpukan    0,75  -  1 meter, berat sampah basah    1 ton.

Langkah ini dapat berlangsung selama dua hari, misalnya karena bahan/sampah tidak mencukupi.

4.    Langkah   4    :  Inokulasi EM Melalui Penyiraman Larutan
Fermentasi  Molas (FM)

Larutan 0,1% FM yang telah disiapkan disiramkan secara perlahan-lahan ke dalam adonan secara merata sampai kandungan air mencapai   30%. Kemudian tumpukan tersebut ditutup dengan karung goni. Penyemprotan dengan larutan FM dilakukan setiap seminggu sekali.

5.     Langkah 5  :  Pemantauan Suhu

Pada tahap ini suhu tumpukan perlahan-lahan akan meningkat mencapai 650C. Suhu setinggi ini selama 1-2 hari diperlukan untuk mematikan gulma dan mikroba patogen, serta membantu memperlunak bahan yang dikomposkan.  Suhu tinggi ini tidak boleh dipertahankan lama (lebih dari 2 hari), karena akan mematikan jasad renik yang diperlukan untuk proses pengomposan. Pemantauan suhu dilakukan setiap hari, dan dipertahankan antara 40 – 500C. Bila suhu mencapai lebih dari 500C, maka karung penutup harus dibuka dan gundukan adonan dibolak balik, kemudian ditutup kembali dengan karung goni. Perlakuan ini berlangsung selama   2 minggu, sampai suhu mendekati suhu kamar dan stabil.

6.     Langkah 6 : Pematangan Kompos

Untuk meyakinkan bahwa kompos telah matang dan dapat menjamin bahwa kompos benar-benar aman ketika dipakai oleh pengguna kompos, maka perlu dilakukan langkah pematangan kompos. Pematangan ini ditandai dengan suhu rata-rata tumpukan semakin menurun dan stabil mendekati suhu kamar ( 27 – 300C), bahan telah lapuk dan menyerupai tanah dengan warna coklat kehitaman. Tahap pematangan memerlukan waktu 5 – 7 hari dan suhu tumpukan tetap diukur.

7.        Langkah 7 :  Pemanenan dan Pengemasan

Setelah seluruh tahapan proses dilalui dan sampah sudah menjadi kompos matang, maka kompos sudah bisa dipasarkan. Untuk itu kompos perlu dikemas dalam ukuran yang sesuai dengan kehendak pembeli. Untuk mendapatkan ukuran butiran kompos yang diinginkan, maka kompos tersebut harus disaring/diayak memakai saringan kawat dengan ukurang lubang saringan bervariasi, yaitu:


- Kompos halus                    : lubang saringan = 1 cm x 1 cm
- Kompos ukuran sedang     : lubang saringan = 2 cm x 2 cm
- Kompos kasar                    : lubang saringan = 4 cm x 4 cm

Kompos yang sudah disaring dikemas ke dalam kantung/kemasan sesuai dengan kebutuhan pemasaran. Kemasan yang biasa digunakan saat ini, adalah:

1.    Plastik kedap air, ukuran 30 cm x 25 cm untuk kompos halus seberat    3 kg.
2.    Plastik kedap air, ukuran 35 cm x 29 cm untuk kompos halus seberat    5 kg.
3.    Karung plastik kedap air, ukuran 90 cm x 60 cm untuk kompos halus, kasar, maupun sedang seberat    40 kg. 


                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        
TAMBAHAN INFO METODE LAIN DALAM PEMBUATAN KOMPOS
Metoda Pembuatan Kompos 
Terdapat beberapa metoda pembuatan kompos yang umum dilakukan, yaitu :
  • Wind Row sistem
  • Aerated Static Pile
  • In Vessel
Ketiga sistim ini telah banyak dioperasionalkan  secara luas.  Dari ke tiga sistim ini mana yang dapat menghasilkan kompos yang terbaik tidaklah penting, karena masing-masing sistim mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Sistim Windrow
Windrow sistim adalah proses pembuatan kompos yang  paling sederhana dan paling murah.  Bahan baku kompos ditumpuk memanjang , tinggi tumpukan 0.6 sampai 1 meter, lebar 2-5 meter.  Sementara itu panjangnya dapat mencapai 40 – 50 meter.
Sistim ini memanfaatkan sirkulasi udara secara alami. Optimalisasi lebar, tinggi dan panjang nya tumpukan  sangat dipengaruhi oleh keadaan bahan baku, kelembaban, ruang pori, dan sirkulasi udara untuk mencapai bagian tengah tumpukan bahan baku.
Idealnya adalah pada tumpukan bahan baku ini harus dapat melepaskan panas, untuk mengimbangi pengeluaran panas yang ditimbulkan  sebagai hasil proses dekomposisi bahan organik oleh mikroba.
Windrow sistim ini merupakan sistim proses komposting yang baik yang telah berhasil dilakukan di banyak tempat untuk memproses pupuk kandang, sampah kebun, lumpur selokan, sampah kota dll.  Untuk mengatur temperatur, kelembaban dan oksigen, pada windrow sistim ini, maka dilakukan proses pembalikan secara periodik  Inilah secara prinsip yang membedakannya dari sistim pembuatan kompos yang lain. 
Kelemahan dari sistim Windrow ini adalah memerlukan areal lahan yang cukup luas.
Sistim Aerated Static Pile
Sistim pembuatan kompos lainnya yang lebih maju adalah Aerated Static Pile. Secara prinsip proses komposting ini hampir sama, dengan windrow sistim, tetapi dalam sistim ini dipasang pipa yang dilubangi untuk mengalirkan udara.  Udara ditekan memakai  blower. Karena ada sirkulasi udara, maka tumpukan bahan baku yang sedang diproses dapat lebih tinggi dari 1 meter. Proses itu sendiri diatur dengan pengaliran oksigen. Apabila temperatur terlalu tinggi, aliran oksigen dihentikan, sementara apabila temperatur turun aliran oksigen ditambah. 
Karena tidak ada proses pembalikan, maka bahan baku kompos harus dibuat sedemikian rupa homogen sejak awal.  Dalam pencampuran harus terdapat rongga udara yang cukup.  Bahan-bahan baku yang terlalu besar dan panjang harus dipotong-potong mencapai ukuran 4 – 10 cm.
Sistim In Vessel
Sistim yang ke tiga adalah sistim In Vessel Composting. Dalam sistim ini dapat mempergunakan kontainer berupa apa saja, dapat silo atau parit memanjang.  Karena sistim ini dibatasi oleh struktur kontainer, sistim ini baik digunakan untuk mengurangi pengaruh bau yang tidak sedap seperti bau sampah kota.
Sistim in vessel juga mempergunakan pengaturan udara sama seperti sistim Aerated Static Pile. Sistim ini memiliki pintu pemasukan bahan kompos dan pintu pengeluaran kompos jadi yang berbeda.
                                   
Informasi ini dikutip dari : Website kota bogor

Rabu, 23 Maret 2011

Rabu penuh Misteri Part I

andai saja sang waktu dapat diputar kembali
Aku ingin terlahir menjadi seorang gadis yang rajin
Tapi ternyata waktu tak ada penawaran untuk itu
Aku hanya bisa menyesal sedikit.....
Setelah kulihat seorang gadis berkacamata
Yang penuh kucuran keringat
Dia melirikku.....
"Mba tolong bantu saya" tersetak kaget ku dibuatnya,gadis itu meminta tolong padaku agar aku bisa membantunya dalam menjawab soal ujian,ya bukan karena dia tidak bisa menjawab dan bukan juga karena ga bisa nulis tapi karena tiba-tiba saja kacamata yang biasa ia gunakan mendadak tidak berfungsi dengan baik.aku diminta bantuan untuk mencoret jawaban dan membantu membacakan soal serta jawaban,subhanallah ia begitu lancar menngerjakan soal dan tak ada keluhan yang ia keluarkan selain bias syukur yang tiada tara kepada sang Khaliq.
Setelah selesai mengerjakan soal gadis tersebut lansung menyuruhku untuk menyalin jawabannya karena dia yakin banyak sekali waktu yang tersita untuknya.
Aku malu ya Rabb,Bathinku....
"Mba ko diam saja ,silahkan sudah mu habis waktunya"aku makin tertunduk malu dibuatnya.
Ujian berakhir,aku berterimakasih padanya dan berusaha menyapa serta berkenalan dengannya ya dia adalah Deanissa,seorang gadis yang sejak lahir terlahir cacat mata,tapi tak pernah ia menyesali takdirnya ia berusaha melakukan operasi untuk penyembuhan dan juga ia berusaha melakukan semua aktivitas yang dilakukan oleh orang-orang pada umumnya.
Ia pulang ketika ayah dan ibunya menjemput,tapi diluaar dugaan ia terjatuh ketika belum masuk kedalam mobil.
Tiba-tiba ibunya menangis....
Kuberlari kearahnya dan bertanya"ada apa bu"
Inalillahi.....semoga engkau pulang kesisinya dengan tenang,itu jawaban yang ku dengar dari ibunya.
Ya Allah seorang ibu begitu ikhlas melepas sang anak kendatipun gurat kesedihan tak bisa dibiaskan.
Aku pulang kerumah dengan wajah yang penuh tanda tanya.Ku menyalami  bapak dan ibu yang sedang duduk diteras.
"Nduk,gimana test kedokterannya"tanya bapak
"mboten ngertos bapak"jawabku polos
"ya wis nduk,sampean istirahat dulu aza"ibu yang memahami kondisiku.
Aku kekamar,dan sesampai dikamar aku melihat ponselku yang terletak dimeja belajarku dan kulihat ada beberapa SMS dan panggilan tak terjawab,dan ternyata pesan dan panggilan itu dari Deanissa.....
Deanissa.....

Bersambung......

Minggu, 20 Maret 2011

AcaRa Heboh penuh makna Dibalik Mahasiswa Penyuluh.....

tepatnya hari minggu pagia acara ini diadakan,paniitia telah bersusah payah mengundang anggota.Tibalah satu persatu undangan dari target peserta yang ingin dihadirkan 180,hanya 18 orang saja yang hadir.semangat panitia mulai menurun dan mulai tidak percaya diri bahwa acara itu bisa berlansung.
Alhamdulilah acara dimulai dengan beberapa susunan acara:
  1. pembukaan 
  2. sambutan
  3. sharing
  4. reorganisasi
  5. penutup
Tetapi kesalahan dimulai dengan acara yang telah dirangkai dengan baik terlewatkan begitu saja ,tiba-tiba pembawa acara lansung pada acara reorganisasi.Aneh tapi nyata peserta semuanya diam saja mungkin mereka pikir itu adalah strategi,tapi saat itu bathinku benar-benar merasa ada yang ga beres,benar saja ketika kucoba sms ketua panitia,"kenapa ko lansung ke reorganisasi"sang ketua keliatan panik.
Ya rupanya betul semua tidak terencana dan alhasil ketika diskusi reorganisasi semua peserta dan pengurus acara semuanya tidak connect,semuanya berputar-putar seperti es putar mending law es putar enak rasanya tapi beda dengan ini malah saling menusuk dan saling menjatuhkan......
Darri sepenggal ceritaku diatas aku ingin berbagi dengan para pembaca.....
sahabatku jika kalian menjadi pemimpin jadilah pemimpin yang bertanggung jawab,jadilah pemimpin yang bijak,dan jika menjadi anggota jadilah anggota yang mendukung kepemimpinan......So marilah kita belajar menjadi mahluk bertanggung jawab jangann hanya mau membantai saja....semangat....buaat temen2 yang tadi siang dapet pelajaran berharga selamat mencicipinya semoga indah pada saatnya....  
Thanks.......

Sabtu, 19 Maret 2011

SaatNYa Pasti Indah

fajar telah Menyingsing
Rajutan tangan masih membekas
Antara nyata atau tidak
Antara Benar dan Salah
Antara kamu Dan DIa
Ya bukan antara Aku dan Kamu

Aku terpapah melintasi jembatan yang penuh senandung duri
tergopoh-gopoh mengharap 
Binar keindahan 
Tapi....

CintaNYa begitu tulus.....
Mengalahkan ketulusan cintaku padamu....
Ketika kurangkai kata-kata untuk menyampaikan rasa cintaku Padamu....
Begitu malu rasanya aku...
Tapi ketika rasa Cinta ini ada UNtukNYA
Sungguh deraian air mata tak kuasa ku bendung
Kedamaian yang selalu hadir menerpaku ketika ku galau
Kebahagian yang selalu DIA hadirkan untukku 
Tak pernah menuntut balas....
Sungguh tak mampu kumengurainya....
Kendatipun lisan ini tak henti-hentinya merangkai makna...

Aku begitu malu pada diriku 
Yang hanya sampah dikubangan lumpur
Ingin ku  mencoba untuk beranjak dari kubangan itu 
Dengn tertatih-tatih....
Sejengkal demi sejengkal 
hanya untuk menggapaiMU.....
Menggapai semuanya 
meski rotasi telah berputar berlawanan jarum jam
Karena Ku Yakin ENGKAU selalu ada waktu untukku

Engkau bukanlah seperti dia yang mempunyai kesibukan
Dan tak bisa berlaku adil
Engkau selalu memberi yang terbaik
Kendatipun aku banyak salah
Engkau yang mau menerima Taubatku
Engkau yang selalu menyanyangiku meski sering ku lalai
Engkau yang selalu peduli padaku
kendatipun aku pernah terlena kesemuaan

Ya hanya ENGKAU Ya Rabb
Yang selalu ada untukku...
Biarlah cintaku padanya hanya seberkas sinar yang mencoba hinggap disanubariku
Biarlah cinta itu tumbuh.....
biarlah rasa ini ada untuknya
Tapi CINTAku PADAMU
Masih tetap perioritas hidupku
karena  .....
ku yakin jika saatnya pasti Indah pada Waktunya.....