MenJadi Akhwat Luar Biasa

MenJadi Akhwat Luar Biasa
Semoga bermanfaat

Rabu, 23 Maret 2011

Rabu penuh Misteri Part I

andai saja sang waktu dapat diputar kembali
Aku ingin terlahir menjadi seorang gadis yang rajin
Tapi ternyata waktu tak ada penawaran untuk itu
Aku hanya bisa menyesal sedikit.....
Setelah kulihat seorang gadis berkacamata
Yang penuh kucuran keringat
Dia melirikku.....
"Mba tolong bantu saya" tersetak kaget ku dibuatnya,gadis itu meminta tolong padaku agar aku bisa membantunya dalam menjawab soal ujian,ya bukan karena dia tidak bisa menjawab dan bukan juga karena ga bisa nulis tapi karena tiba-tiba saja kacamata yang biasa ia gunakan mendadak tidak berfungsi dengan baik.aku diminta bantuan untuk mencoret jawaban dan membantu membacakan soal serta jawaban,subhanallah ia begitu lancar menngerjakan soal dan tak ada keluhan yang ia keluarkan selain bias syukur yang tiada tara kepada sang Khaliq.
Setelah selesai mengerjakan soal gadis tersebut lansung menyuruhku untuk menyalin jawabannya karena dia yakin banyak sekali waktu yang tersita untuknya.
Aku malu ya Rabb,Bathinku....
"Mba ko diam saja ,silahkan sudah mu habis waktunya"aku makin tertunduk malu dibuatnya.
Ujian berakhir,aku berterimakasih padanya dan berusaha menyapa serta berkenalan dengannya ya dia adalah Deanissa,seorang gadis yang sejak lahir terlahir cacat mata,tapi tak pernah ia menyesali takdirnya ia berusaha melakukan operasi untuk penyembuhan dan juga ia berusaha melakukan semua aktivitas yang dilakukan oleh orang-orang pada umumnya.
Ia pulang ketika ayah dan ibunya menjemput,tapi diluaar dugaan ia terjatuh ketika belum masuk kedalam mobil.
Tiba-tiba ibunya menangis....
Kuberlari kearahnya dan bertanya"ada apa bu"
Inalillahi.....semoga engkau pulang kesisinya dengan tenang,itu jawaban yang ku dengar dari ibunya.
Ya Allah seorang ibu begitu ikhlas melepas sang anak kendatipun gurat kesedihan tak bisa dibiaskan.
Aku pulang kerumah dengan wajah yang penuh tanda tanya.Ku menyalami  bapak dan ibu yang sedang duduk diteras.
"Nduk,gimana test kedokterannya"tanya bapak
"mboten ngertos bapak"jawabku polos
"ya wis nduk,sampean istirahat dulu aza"ibu yang memahami kondisiku.
Aku kekamar,dan sesampai dikamar aku melihat ponselku yang terletak dimeja belajarku dan kulihat ada beberapa SMS dan panggilan tak terjawab,dan ternyata pesan dan panggilan itu dari Deanissa.....
Deanissa.....

Bersambung......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar