Terkadang sang waktu tak berpihak pada kita,ada kalanya kita harus bahagia dan adakalanya kita harus menangis karena keinginan kita yang tak terpenuhi.Tapi Yakinlah hidup ini hanya sementara,dan kita hanya dititipkan jiwa dan raga yang begitu sempurna olehNya,dan harus mengembalikannya dalam keadaan yang sempurna Juga PadaNYA.
Jika ku uraikan kata-kata untuk memuji keagunganNya air laut yang akan dijadikan tintapun tak mampu untuk menguraikan segalanya.Begitu luas karunia yang Telah Dia hadirkan untuk kita.
Jika Dedaunan setiap detik berlirih dan bersenandung memujinya,kita setiap menit hanya menghitung berapa yang kita peroleh dari semua kegiatan kita.
Semua kita hitung dengan kalkulasi yang seimbang tapi tak pernah kita mengkalkulasi dosa dan amal kebaikan yang kita lakukan.
Andai saja kita mengatur hidup dengan aritmatika sungguh indah nian aritmatika itu.
Andai saja ada manusia yang memperhatikan teori pemasaran dalam semua segmen hidup mungkin kejadian dan harapan akan terperinci dengan sangat detail
Tapi inilah hidup.
Hidup yang sudah digariskan sementara....
hanya kehidupan nanti yang kekal,tinggal kita memilih hidup kekal penuh derita dan nestapa atau hidup kekal dengan suka cita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar