MenJadi Akhwat Luar Biasa

MenJadi Akhwat Luar Biasa
Semoga bermanfaat
Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Desember 2011

Cemas Or KhawatiR

Andai langit terbelah dua
Pelangi menatap sayu
Mercusuar padam tak berirama
Buih laut terhenti

Tak ingin aku hidup seperti duyung
Menghilang tanpa berkas
Tak tersisa sedikitpun
Setetes harapan pun tak pernah ada

Aku Ingin Hidup bagai dongengnya Cinderella
Kehadirannya
Selalu dinanti
Selalu diterawang kapan kakinya menginjak bumi

Tapi asa tinggallah asa
Seberkas harap
Kini berubah menjadi kepingan perih

Karena harapku telah pergi
bersama nuansa yang indah

Kahawatir gelas yang kutata rapi dihati pecah
cemas akan mutiara Ikhlas ini kabur

benar Kusakit karena kehilangan rasa sabarku
Benar Saja ku Perih karena Qonaahku menghindariku

Andai saja kekhawatiran sabar dan harapku
Tak Hilang seperti cemasku

Mungkin aku tak seperti ini

Oh Tuhan lapangkan hatiku
Berikanlah seberkas surat kebahagiaan jiwa agar aku Bisa lapang dan tenang

Selamat Jalan kecemasan yang bertubi-tubi
Karena Ku yakin Ada ENGKAU YA RABB bersamaku


Biarlah Cinta disanubari ini menghilang dengan sendirinya
karena ku Tahu Dirimu telah bersatu dengan hati yang Lain

Jumat, 09 Desember 2011

PenantianKu.......

Penantian memenjarakanku bersama waktu di sebidang taifun
Mendung berkelompok meretakkan sudut-sudut kalbu yang membeku
Bianglala cinta hampir mengelupas tersayat sisakan sedikit rona membiru
Luka tetap menganga tak kunjung kering
Sampai mengerak apa yang ku sebut kecewa

Menanti di pinggiran hati semusim dengan pucuk-pucuk rindu
Periuk waktu lelah ku isi dengan cinta-cinta semu
Hampir menyerah hati menunggu waktu
Tapi tak ku ingin dedaun jati di belantara hati meranggas
Satu per satu seiring kemarau


Menanti masih menunggu
Musim pasti berganti
Ku tunggu hujan yang kan menyemikan benih-benih cinta yang mengikis
Ku nanti bahagia mengajakku ke dunianya
Ku nanti adam pilihan Allah menuju maghligai cinta
Sampai batas waktu yang tentu

Isro Dalam Kerinduan Mi'raj Dalam Keagungan

Maha suci Engkau, Ya Rabb
Ketika kalbu Rasul-Mu terusik pilu
Kau beri ketenangan lewat Isro’ Mi’roj di sepotong malam
Lalu Kau kisahkan malam agung itu dalam Kalam-Mu

Tuhan, kami ingin mengimani-Nya dengan
Keimanan yang penuh,
layaknya Ash-shiddiq yang mengimani dengan sungguh
Dengan tanpa sedikitpun ragu
Seluruh akal tak Mampu Menggapai
Bukan dengan logika,
Bukan pula dengan dalil dan teori yang rasional
Terlampau payah akal kami untuk memahami

Isro’ Mi’roj Rasul-Mu
bukanlah kisah yang terceritakan dalam dongeng
Melainkah Kisah terindah yang terma'tub Dalam KalamMu

Tuhan,
Detik ini sujud kami pada-Mu
Namun hati siapa sangka?
Selalu ada Ragu
Ketika nurani telah terbiaskan oleh nafsu
Harta dan tahta pun jadi tuhan
Dan kalam-Mu dijadikan tameng
buat penuhi kepentingan masing pihak
karena sujud masih terbatas pada lahiriah
Tak Terjamah Hati Ini oleh Keindahan AyatMu

Ratap Tak Bernanar
mengiringi jiwa-jiwa hampa kami
Mengantarkan malam malam yang terlewatkan
Oleh Binaran Tahajudku....

O...Dunia mendayung memudar
ibu-anak jadi musuh
Sesama saudara saling tuduh
Dosa tak lagi dianggap dosa
Karena sujud masih terbatas pada lahiriah.....

ISro Dalam KeKerinduan yang tak bertepi
Mi'raj yang penuh Hamparan Permadani Keagungan....

Kamis, 08 Desember 2011

What The Meaning Jatuh Cinta

Jatuh Cinta pada pandangan pertama
Ah sudah biasa.....

Jatuh Cinta
Jatuh Dari syaraf ke hati...
Ah udah sunatti...

Jatuh Cinta
Bila menyatu banyak ma'siat
Ah Remaja Sekarang sudah masa bodoh...

Jatuh Cinta
Sekali Tarikan napas selalu ada Namanya
Itu Syair penyanyi-penyanyi Band...

Jatuh Cinta
"Hati-hati cari Pasangan Hidup"
Ini Wejangan Orangtua....

Jatuh Cinta
"Kalau Kamu Ga Pernah Merasakan Jatuh Cinta, Ga normal Loch"
Itu Sindiran dari Orang Yang sering mengumbar Cinta

Jatuh Cinta
"Letakkan CIntamu yang tertinggi untuk Rabbmu"
Yang Ini adalah wejangan Orang Bijak

Padahal Yang Aku Pahami
Jatuh Cinta Adalah Patah Hati Yang tertunda....

This Love Just For You "Mom"

Bunda...
pandanglah wajah anak-Mu
belai'lah penuh cinta
izinkan'lah anak-Mu
Izinkan jatuh cinta dengan ALLAH....

Bunda....
Engkau superhero dalam qolbu-Ku
Engkau himmah dalam keletihan
Engkau memberi ibrah yang luar biasa....

Bunda....
ukhuwah yang menggenggam kita
Persamaan yang menyatukan kita
Perbedaan yang mendekatkan kita
Dan cinta kasih yang membuat kita tersenyum....

Rinduku yang hanya terpatri untukmu.....
Kau yang mengajarkan aku untuk selalu tersenyum ramah pada siapapun....
Memang Benar Cintamu bagai mentari menyinari dunia

Dan saat ini ingin ku tunjukan bahwa cintaku hanya untuk mu "mom"

Sabtu, 19 Maret 2011

SaatNYa Pasti Indah

fajar telah Menyingsing
Rajutan tangan masih membekas
Antara nyata atau tidak
Antara Benar dan Salah
Antara kamu Dan DIa
Ya bukan antara Aku dan Kamu

Aku terpapah melintasi jembatan yang penuh senandung duri
tergopoh-gopoh mengharap 
Binar keindahan 
Tapi....

CintaNYa begitu tulus.....
Mengalahkan ketulusan cintaku padamu....
Ketika kurangkai kata-kata untuk menyampaikan rasa cintaku Padamu....
Begitu malu rasanya aku...
Tapi ketika rasa Cinta ini ada UNtukNYA
Sungguh deraian air mata tak kuasa ku bendung
Kedamaian yang selalu hadir menerpaku ketika ku galau
Kebahagian yang selalu DIA hadirkan untukku 
Tak pernah menuntut balas....
Sungguh tak mampu kumengurainya....
Kendatipun lisan ini tak henti-hentinya merangkai makna...

Aku begitu malu pada diriku 
Yang hanya sampah dikubangan lumpur
Ingin ku  mencoba untuk beranjak dari kubangan itu 
Dengn tertatih-tatih....
Sejengkal demi sejengkal 
hanya untuk menggapaiMU.....
Menggapai semuanya 
meski rotasi telah berputar berlawanan jarum jam
Karena Ku Yakin ENGKAU selalu ada waktu untukku

Engkau bukanlah seperti dia yang mempunyai kesibukan
Dan tak bisa berlaku adil
Engkau selalu memberi yang terbaik
Kendatipun aku banyak salah
Engkau yang mau menerima Taubatku
Engkau yang selalu menyanyangiku meski sering ku lalai
Engkau yang selalu peduli padaku
kendatipun aku pernah terlena kesemuaan

Ya hanya ENGKAU Ya Rabb
Yang selalu ada untukku...
Biarlah cintaku padanya hanya seberkas sinar yang mencoba hinggap disanubariku
Biarlah cinta itu tumbuh.....
biarlah rasa ini ada untuknya
Tapi CINTAku PADAMU
Masih tetap perioritas hidupku
karena  .....
ku yakin jika saatnya pasti Indah pada Waktunya.....