Andai langit terbelah dua
Pelangi menatap sayu
Mercusuar padam tak berirama
Buih laut terhenti
Tak ingin aku hidup seperti duyung
Menghilang tanpa berkas
Tak tersisa sedikitpun
Setetes harapan pun tak pernah ada
Aku Ingin Hidup bagai dongengnya Cinderella
Kehadirannya
Selalu dinanti
Selalu diterawang kapan kakinya menginjak bumi
Tapi asa tinggallah asa
Seberkas harap
Kini berubah menjadi kepingan perih
Karena harapku telah pergi
bersama nuansa yang indah
Kahawatir gelas yang kutata rapi dihati pecah
cemas akan mutiara Ikhlas ini kabur
benar Kusakit karena kehilangan rasa sabarku
Benar Saja ku Perih karena Qonaahku menghindariku
Andai saja kekhawatiran sabar dan harapku
Tak Hilang seperti cemasku
Mungkin aku tak seperti ini
Oh Tuhan lapangkan hatiku
Berikanlah seberkas surat kebahagiaan jiwa agar aku Bisa lapang dan tenang
Selamat Jalan kecemasan yang bertubi-tubi
Karena Ku yakin Ada ENGKAU YA RABB bersamaku
Biarlah Cinta disanubari ini menghilang dengan sendirinya
karena ku Tahu Dirimu telah bersatu dengan hati yang Lain
Tidak ada komentar:
Posting Komentar