MenJadi Akhwat Luar Biasa

MenJadi Akhwat Luar Biasa
Semoga bermanfaat

Kamis, 15 Desember 2011

Trik Dapet Pasangann HidUp

Assalamualaiku sahabat, ini ada pertanyaan dari sahabat kita
cara mencari pasangan hidup tanpa prosesi pacaran ntu gmn ya?? :oops:

Wakwkkk dan ini jawaban buat anti, emangnya umur anti berapa seh?? :lol:
1. hiduplah sewajarnya, tanpa dibikin-bikin :arrow:
2. jangan lirik kanan dan lirik kiri, kalo perlu pake kacamata kuda, he..he
3. pancangkan cita2 sewajar mungkin
4. lalui semuanya dengan benar, diatas rel islam :oops:
5. nah, kalo suatu saat dateng hamba Allah yang agamanya bagus alias "sholih" dan sudah punya persiapan untuk jadi suami yang bertanggung jawab, ggooooo, jangan sia2kan :roll:
6. baarakallahu fiik ya anti :x

Yuuuk Mari Istiqomah

Ada dua orang sedang diskusi antara ustad dan pejuang Tangguh...
Pejuang Tangguh):
g mana biar istiqomah dalam ibadah???
sedangkan kita tahu bahwa keimanan itu sering naik dan turun...
g mana cara nya agar ketika keimanan itu turun tidak pada level yang terlalu jauh???
bagai mana cara memurnikan niat dalam beribadah agar tidak ternoda oleh riya'???

terimakasih atas jawabannya nanti...


sebelumnya ustad jawab mao ngucapin: taqobbalallahu minnaa wa minkum. :x
untuk pejuang tangguh, Ustad rasa pertanyan2 diatas kagak perlu dijawab, sebab nyang namanya pejuang tangguh udah pasti orangnya :(
(1)istiqomah, (2)ikhlas, (3)imannya menggebu-gebu (singkong kalee), yang (4)ibadahnya pasti getol, :?:
kalo ustad boleh tambahin:
(1)segala sesuatu, landasi dengan ilmu yang benar
(2)jangan berenti untuk meluaskan wacana
(3)jangan bosen2 baca sejarah tokoh2 besar, sejarah Nabi Muhammad, sejarah para sahabat, teruuuuuassss ampe sejarah tokoh2 masa kekinian
(4)`amalin deh, okeeehhh :|

Bagaimana Jika ada Teman Salah

Ustadz, kalau ada teman yang nyebelin, kita tau dia salah, tapi kita terlanjur apatis (pesimis dia bakal dengerin omongan kita), lagipula orangnya galak, trus akhirnya kita diamkan saja. Kita biarkan dia tetap melakukan kesalahan karena kita menganggap diri kita belum mampu mengingatkannya :cry: Apakah perbuatan ini bisa dibenarkan? :P


Nta yang sholihat, kata Nabi kita tolonglah saudaramu baik dia zholim atau dizholimi, sebelum ustadz terusin lebih jauh, kira2 umur Nta dan dia terpaut jauh gak ya? dia itu cowok atau cewek seh? Nta, kalo kita kasian dengan dia, ya dikasi tau aja, dinasehatin aja, emang dia itu galaknya kaya "herder" ya (he..he), kalo kaya herder, gampang ngadepinnya, pertama kasi tulang dulu, nanti kalo udah jinek baru dijitak deh, maksudnya, dia itu kudu di"bae2"in dulu, ditraktir dulu, kalo udah bae, baru deh jurus2 Nta (nasehat) masuk menohok dia (kaya silat aja ya). Nta, kalo sekiranya dia lebih tua (semoga belon busuk, buahan kalee), bagusnya kita jangan terlalu menggurui dalam memberikan nasehat, di "becandain" aje, atau ngomongnya sambil ketawa-ketiwi, sambil dijewer kupingnya gitu loh, ayoh Nta bisa gak? selamat mencicipi eh..mencoba, c u :x 

Kutata Rasa Sukaku

Dialog Dua Insan: wkwkwk

saya punya sahabat laki-laki waktu SMA, dan dulu sering curhat2an, pokoknya akrab lah. :)

Sekarang saya dan dia udah beda kampus. Tapi berhubung kemajuan teknologi tetep aja bisa saya pantau misal dari status fesbuknya. Pas di kampus saya dikenalkan gimana sih tentang hubungan antara perempuan dan laki-laki.

Saya jadi bingung, di sisi lain saya bilang ke diri saya kalau saya ngga boleh suka ama dia. Dia cuman nganggep saya temen doang. Ya terpaksa saya bilang gitu, soalnya selama ini saya mikirin dia terus. Alasan lainnya malu juga ama Allah. :?

Tapi sisi lain saya ngga bisa bohong kalau saya suka. :lol: Dan saya emang ngga tahu dia suka ama saya atau ngga. Secara dia anak mentoring juga di kampusnya. Tapi tapi tapi saya anggap, dia begitu perhatian ke saya, mungkin juga saya yang kegeeran. :ugeek:

Nah, perasaan saya (suka ke dia) harus diapain ya? :P
saya takutnya dosa aja, mikirin dia terus_

kalau dia ngajak saya nikah, insya allah saya siap hahahaha... :lol:
 
 
duara...duara, bgm kalo cing tiri minta ama saipul jamil agar ngelamar duara aja? kik...kik :lol:
begene duara, memang "rasa cinta pasti ada, pada makhluk yang bernyawa", :oops: nah Islam datang untuk memberi jalan atau solusi untuk masalah asrama (eh asmara) ini dengan sebaik mungkin, misalnya:
(1)cowok-cewek nyang udah aqilbaligh maka dilarang saling bersentuhan kulit
(2)dilarang berdua-duaan, apalagi sambil dinaungi gerimisan, bbuuaahhaayaaaaaaa :mrgreen:
(3)pandang memandang, apalagi sambil cekikikan (kaya kuntilanak), krn kata Nabi, sorot pandang adalah panah iblis/syetan :(
(4)kalo si cowok dan si cewek udah sama2 siap, langsung aja minta dilamar, nah setelah akad nikah baru deh pacaran, kan seru seram tuh pacarannye
wallahu a`lam bi showab :x

Sabtu, 10 Desember 2011

Apa SalahNya Silaturahim...

Masih teringat ketika setiap jari-jariku memijit huruf-huruf yang ada disederetan laptopku,dengan penuh rasa khawatir dan malu kuberanikan diri mengucapkan....
"Assalamualaikum" selang beberapa detik kemudian hati ini tak bergeming merasakan malu yang sangat fatal,setiap kali ku berpapasan dengan teman atau kaka kelas yang nota bene adalah seorang aktivis sejati aku merasa benar-benar menjadi benalu bagi mereka.
Ya, memang tidak sulit bagi mereka untuk menjalin silaturahim kemana-mana,tapi sangat sulit bagiku, sulit sekali,memang tidak masuk akal jika kesulitan itu hanya beralasan belum ada rizki untuk menyambungnya,belum ada buah tangan buat mereka. Ya mirip alasan seorang pecundang tapi cukuplah diri ini yang mengerti semuanya.
Sejenak setiap kali diri ini menjalin Komunikasi lewat jejaring sosial, ada yang menanggapi baik dan ada juga tidak.
Andai saja mereka tahu niat baik diri ini, apa masih ada kesalahpahaman atas terputusnya silaturahim ini?
Andai saja mereka tahu bahwa diri ini juga makhlukMu yang lemah....
Lamunanku terbuyar,saat didinding mesagge keluar dengan jawaban singkat dan jelas
" Wassalam" Astagfirullah kaget bukan main..... apa maksudnya?
Dengan sejuta tanya dalam hati ku memberanikan diri berbasa-basi tak jelas tapi rupanya sahabatku plus kaka kelas kebanggaan ini, mengakhiri mengikuti FBnya.
Tak Apalah biar diri ini yang tahu semuanya.Mungkin salahku karena selalu saja mencoba ramah padahal itu membuatnya muak. Kata Maaf telantun dalam sujud Isyaku,dengan penuh tangis ku memohon ampun karena telah mencoba membuka percakapan yang mungkin mengganggunya.
Ya Rabb, Ampuni aku....
Ampuni aku karena telah bertindak gegabah....
Maafkan aku telah mengulangi kesalahan ini untuk ke dua kalinya.
Semoga tak terulang.........
Status pengharapan yang ditulis oleh kakak kelas selalu saja pengen membuatku berkomentar,tapi kala berkomentar dia lansung menghapusnya?
Apa Maksudnya?????
sebegitu burukkah komentarku???
apa sebegitu Bencikah dirimu padaku?????




Maafkan Hamba ya Rabbb
Maafkan juga dia
Semoga dia bisa menjadi fiigur yang baik dan menjadi dokter yang baik pula.....

Aamiiiinnn

Jumat, 09 Desember 2011

PenantianKu.......

Penantian memenjarakanku bersama waktu di sebidang taifun
Mendung berkelompok meretakkan sudut-sudut kalbu yang membeku
Bianglala cinta hampir mengelupas tersayat sisakan sedikit rona membiru
Luka tetap menganga tak kunjung kering
Sampai mengerak apa yang ku sebut kecewa

Menanti di pinggiran hati semusim dengan pucuk-pucuk rindu
Periuk waktu lelah ku isi dengan cinta-cinta semu
Hampir menyerah hati menunggu waktu
Tapi tak ku ingin dedaun jati di belantara hati meranggas
Satu per satu seiring kemarau


Menanti masih menunggu
Musim pasti berganti
Ku tunggu hujan yang kan menyemikan benih-benih cinta yang mengikis
Ku nanti bahagia mengajakku ke dunianya
Ku nanti adam pilihan Allah menuju maghligai cinta
Sampai batas waktu yang tentu

Keamanan Panganan.....^_^


Bahaya Keracunan
Keracunan selalu mengintai industri makanan di Indonesia. Tercatat kasus keracunan makanan yang terjadi bersumber dari makanan catering, industri rumah tangga, dan makanan rumah. Keracunan makanan ini timbul karena kurangnya pengetahuan dan kepedulian tentang praktik-praktik keamanan pangan oleh pihak-pihak yang terlibat.
Keracunan makanan sangatlah berbahaya, baik bagi pengkonsumsi maupun bagi keberlangsungan industri makanan yang bersangkutan. Oleh karena itu, perlu kita mengetahui praktik-praktik yang baik untuk mencegah hal tersebut.
Penyebab Kontaminasi Makanan
Penyebab utama keracunan makanan adalah terkontaminasinya bahan makanan yang dikonsumsi oleh bakteri atau mikroba lain. Kontaminasi tersebut bisa datang dari berbagai sumber baik fisik, kimia (tercemarnya bahan pangan oleh senyawa kimia berbahaya), dan mikrobiologi (bakteri dari makanan mentah, peralatan, tangan pekerja, tempat sampah, dan lain sebagainya).
Cukup dengan mempraktikan 4 hal di bawah ini, kita sudah memperkecil risiko kontaminasi makanan yang bisa menyebabkan keracunan makanan.
a.       Clean (bersih)
Mencuci tangan sebelum mengolah bahan makanan, setelah memegang sampah, setelah memegang bahan mentah, sebelum memegang bahan matang. Selain kebersihan tangan, tempat produksi dan peralatan harus selalu dalam keadaan bersih. Jika memungkinkan, sediakan chemical untuk membersihkan peralatan. Namun jika belum memungkinkan, bisa dengan menggunakan air panas.
b.      Separate (terpisah)
Bahan pangan harus disimpan dengan baik. Bahan makanan mentah senantiasa harus dipisahkan dengan bahan makanan matang. Bahan makanan seperti daging harus dipisahkan dengan bahan bahan makanan yang lain. Selain itu, pisau dan talenan yang digunakan juga harus berbeda antara daging dengan sayuran atau bahan lain.

c.       Chill (dingin)
Dalam penyimnpanan bahan pangan, dikenal istilah DANGER ZONE. Istilah tersebut berarti zona bahaya penyimpanan pangan, yaitu antara 4-60 oC. Bahan makanan tidak boleh disimpan pada tempat yang bersuhu antara 4-60 oC. Hal ini dikarenakan pada suhu tersebut, bakteri dan mikroba lain tumbuh dengan baik.

Tabel 1. Penyimpanan bahan makanan
Penyimpanan
Bahan Makanan
Suhu ruang (ruangan biasa)
Makana kaleng tertutup, makanan kering
Suhu dingin (lemari es)
Susu pasteurisasi, susu kaleng / UHT yang sudah dibuka, telur, daging, sayur, buah
Freezer
Ikan mentah, daging mentah

d.      Cook (Masak)
Poin ini berarti memasak makanan hingga suhu yang cukup. Hal ini masih berkaitan dengan DANGER ZONE. Bahan makanan hendaknya dimasak hingga minimal suhu 60 oC. Jika makanan dimasak tidak mencapai suhu tersebut, bakteri akan berkembang dengan baik.
e.      Praktik yang lain
Selain 4 hal di atas ada beberapa praktik yang mendukung pencegahan kontaminasi makanan. Antara lain pemakaian masker, sarung tangan, dan penutup kepala pada saat produksi / saat menangani bahan makanan.